Konser Tribute to Puppen di Bandung

Jujur. Saya ngga tau perkara ini sebelumnya. Teman saya Robi yang mengurus merchandise Puppen yang mengirimkan flyer acara ini yang berlangsung tanggal 12 Januari 2008. Itupun saya dapat kabar setelah acara berlangsung. Tapi sesudah dapet flyer acaranya pun saya tetep ngga ‘ngeuh’ hehehe.

Anyhow, saya punya projek Direktori Musik dan Wiki Musik Indonesia. Hari ini saya kena trouble di konfigurasi Wiki nya. Ketika sedang googling, saya menemukan website studiomusik.com dan ada link indiebandung.com. Iseng saya masuk kesana, ternyata ada review konser tersebut. Saya baca dan stoked! Tentu, saya senang sekali kalo sampe ada konser Tribute to Puppen yang diselenggarakan di Bandung.

Di ulasan indiebandung.com, ada pernyataan seperti ini:

Acara selesai pukul 10 malam dan sangat disayangkan tidak adanya personil dari PUPPEN itu sendiri. Padahal inikan tribute untuk mereka…

Wah saya ngga terima gitu deh bacanya. Saya coba cari contact page di website mereka tapi ngga nemu. Walhasil saya posting aja disini siapa tahu ada yang kenal atau website ini bisa ditemukan oleh yang bersangkutan.

Ini klarifikasi saya:

Dude, meskipun saya support sekali atas inisiatifnya, saya ngga tahu menahu tentang acara Tribute ini. Jadi, memang panitia ngga ngasih kabar (ngga tau ya ke personil lain, Arian? Did you know this? damn you guys kalo ngga ngasih tau gua!) ke anak-anak Puppen sebelumnya. Jadi ya mungkin itu penyebabnya ngga ada personil Puppen yang datang.

Tapi ngga papa sih. Ribet amat mau bikin acara Tribute harus ngasih tau ke band nya? Kalo ngga dikasih ijin sama band-nya gimana? Screw it dude, kalau ada yang mau bikin acara, album, download, bikin fansite dan lain sebagainya yang berhubungan dengan Puppen (kecuali Merchandise, jangan ya, itu namanya pembajakan :-) ), then GO, DO IT!!

Saya support dan berterimakasih! Tapi kabar-kabarin jangan jalan sendiri. Siapa tahu malah saya bisa bantu publikasi.

Sukses semua!

Seringai “Serigala Militia” repackaged, and released (bonus skull bandana)

Meneruskan kata-kata dari teman saya Ricky dari Seringai. This is awesome:

Teman-teman sekalian,

Setelah tour edition dari album Seringai: Serigala Militia dengan packaging slip case itu terjual habis , kini Seringai kembali dengan packaging baru yakni Jewel Case (kotak plastik) dan bonus selembar bandana tengkorak Seringai (jumlah bandana terbatas) yang tertempel pada kotak CD.

Menyusul sesudah ini juga adalah dilepasnya single kedua yakni “Mengadili Persepsi (Bermain Tuhan)” di stasiun radio kesayangan Anda. Bersama dengan ditayangkannya videoklip lagu ini yang telah selesai dikerjakan oleh Anton Ismael.

Serigala Militia (repackaged) kini tersedia di toko-toko kaset/cd terbaik di daerahmu. Get it now!

Amplifier Memanas,
SERINGAI

Perencanaan Bisnis Industri Kreatif Bagian 1

Saya sedang mood untuk menulis, jadi saya akan menulis sebuah artikel yang agak serius. Temanya, seperti judulnya adalah, Perencanaan Bisnis Industri Kreatif. Untuk artikel ini, saya akan menulis beberapa bagian. Saya akan memulai dengan 3 bagian, yaitu Perencanaan Bisnis Industri Kreatif, Sebuah Pengenalan, dilanjutkan dengan Pengenalan Kreatifitas dan Bisnis, dan terakhir, Penulisan Rencana Bisnis. Mari kita mulai.

Pengenalan Pada Perencanaan Bisnis Industri Kreatif
Kamu pernah mendengar yang namanya Industri Kreatif? Akhir-akhir ini banyak sekali orang membicarakan Industri Kreatif atau Creative Industry. Istilah ini dimulai di Inggris, dan disebarluaskan dari sana. Saya tidak dalam kapasitas menterjemahkan atau mendefinisikan mengenai industri ini, karena untuk informasi lebih jauh mengenai Industru Kreatif bisa kamu dapatkan dengan cara browsing website British Council yang ditulis dalam bahasa Indonesia.

Anyway, di artikel ini, saya ingin menulis secara praktis bagaimana membuat Perencanaan Bisnis atau Business Plan yang spesifik yang dapat diimplementasikan di Industri Kreatif.

Sebelumnya masuk ke masalah utama, maka sebaiknya kita mengenal dulu apa itu Business Plan. Perencanaan Bisnis atau Business Plan dapat diterjemahkan secara sederhana sebagai sebuah dokumen tertulis yang dibuat oleh pengusaha atau manajer bisnis yang berisikan identifikasi peluang-peluang bisnis dan kendala-kendala yang akan dihadapi di masa depan. Guna dari Perencanaan Bisnis adalah sebagai Peta untuk pebisnis dalam menjalankan bisnisnya.

Kreatifitas dan Bisnis
Ada pandangan bahwa Kreatifitas dan Bisnis itu bagaikan air dan minyak, tidak dapat disatukan. Salah besar. Kita, apalagi yang sehari-hari berada di dalam corporate culture, sering terjebak wacana bahwa kreatifitas dan bisnis adalah pilihan, Kreatifitas atau Bisnis. Salah lagi.

Biasanya, bisnis yang kreatif itu berhubungan erat dengan penciptaan produk dan atau pasar baru. Organisasi bisnis yang sukses adalah mereka yang dapat menyatukan semua elemen bisnis secara kreatif. Sementara itu perusahaan kreatif yang sukses harus menciptakan produk dan jasa yang kreatif, mereka juga harus menciptakan formula dan metoda yang dapat digunakan untuk memecahkan semua masalah bisnis yang mereka hadapi.

Jadi, ini bukanlah masalah kompromi antara Kreatifitas dan Bisnis. Tetapi mencari jalan tengah mencapai posisi win-win.

Penulisan Rencana Bisnis
Pertama-tama, mari memisahkan perencanaan untuk bisnis kreatif yang sukses dengan menulis perencanaan bisnis yang baik. Ada garis merah tipis yang memisahkan keduanya. Menurut pengalaman saya sendiri, kebanyakan orang menulis perencanaan bisnis ‘hanya karena’ mereka harus menulis perencanaan bisnis untuk pemodal ataupun investor. Perencanaan Bisnis atau Business Plan sejenis seringkali menghasilkan output yang tidak logis, dan hasilnya bisa dilihat segera setelah investor bersangkutan menerima (atau menolak) Perencanaan Bisnis tersebut.

Menulis Perencanaan Bisnis sebaiknya untuk kebutuhan bisnis itu sendiri, dan berfungsi sebagai ‘peta menuju sukses’. Di dalam perencanaan bisnis itu sendiri diidentifikasi Tujuan dan Cara-Cara untuk mencapai tujuan tersebut. Secara ideal, perencanaan bisnis sebaiknya dapat melayani bisnis itu sendiri sebagai dokumen kerja, dan juga dapat digunakan untuk menjelaskan kelebihan bisnis itu kepada pihak terkait, pengembalian terhadap modal, manajemen resiko dan perihal lain yang berhubungan dengan stakeholder dan para partner.

Tetapi, perencanaan bisnis bukanlah sebuah ‘dokumen yang suci’ dan tidak pernah salah. Perencanaan bisnis juga tidak menjamin bisnis akan sukses. Banyak perencanaan bisnis yang mampu mengidentifikasi secara rinci, tetapi gagal mengidentifikasi hal-hal yang mendasar. Perencanaan bisnis harus didasari nilai-nilai dan tujuan dari pengusaha atau perusahaan bisnis itu sendiri, dan didasari oleh kelayakan formula bisnis.

Ah, segitu dulu untuk sekarang, saya akan melanjutkannya di postingan berikutnya.

Semoga berguna.